Logo Klinik Lamina Pain and Spine Center
Fisioterapi. Pilihan Latihan Fisik untuk Saraf Terjepit

5 Hal yang Bisa Jadi Penyebab Saraf Kejepit!

Penyebab saraf kejepit umumnya adalah akibat bantalan tulang yang menonjol ke luar dari jalurnya, sehingga menyebabkan saraf di sekitarnya menjadi terjepit. Kondisi ini ternyata dapat dipicu oleh beberapa aktivitas dan kondisi. Sehingga tulang struktur tulang belakang menjadi berubah dan menyebabkan gejala seperti, nyeri, kebas, dan kesemutan. Meskipun terdengar sepele, namun penyakit saraf kejepit ini bisa menimbulkan komplikasi yang berbahaya, salah satunya adalah kelumpuhan permanen. Mengutip dari Advanced Spine Care and Pain Management (2021) menyebutkan bahwa ada beberapa faktor risiko yang membuat seseorang terkena saraf kejepit. Namun, sebagian besar faktor risiko ini dapat Anda hindari dengan merubah gaya hidup untuk mencegah sekaligus mengatasi saraf kejepit yang Anda alami. 

5 faktor risiko penyebab saraf kejepit 

5 Hal yang Bisa Jadi Penyebab Saraf Kejepit!

Mengutip dari Spine Health Institute of North America (2019) menyebutkan bahwa HNP atau saraf kejepit ini merupakan kondisi kesehatan yang cukup umum. Setidaknya, terjadi pada sekitar 5 hingga 20 per 1.000 orang setiap tahunnya. Ada beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang bisa berisiko terkena saraf kejepit, di antaranya: 

  • Kelebihan berat badan 

Melansir dari Advanced Spine Care and Pain Management (2021) menyebutkan bahwa memiliki berat badan berlebih (obesitas) tak hanya saja buruk bagi kesehatan secara umum. Namun, bisa memengaruhi struktur pada bagian tulang belakang. Karena, beban berat tulang menjadi berlebih, sehingga menimbulkan tekanan. Akibatnya, bantalan tulang menjadi membengkak, hingga keluar dari jalurnya akibat beratnya tekanan. Kondisi inilah yang umumnya menyebabkan saraf kejepit pada penyitas obesitas. 

  • Usia lanjut 

Seiring bertambahnya usia, tulang belakang mengalami keausan dan kekuatannya. Sehingga tulang menjadi lebih rentan rusak dan patah. Melakukan aktivitas yang melibatkan banyak bagian tulang belakang akan memperburuk kondisi kesehatan tulang yang bisa berujung pada munculnya saraf kejepit pada usia lanjut. 

  • Merokok 

Meskipun masih menjadi perdebatan, namun sebagian besar pakar kesehatan setuju bahwa merokok dapat memperbesar saraf kejepit. Hal ini karena nikotin pada rokok dapat menyebabkan cakram tulang melemah. Sehingga, menyebabkan risiko terjadinya saraf kejepit. 

  • Kecelakaan atau cedera

Menjadi salah satu penyebab saraf kejepit yang paling banyak terjadi, kecelakaan seperti terjatuh dan cedera sangat rentan menimbulkan saraf kejepit. Hal ini karena, gerakan atau benturan yang terjadi secara tiba-tiba dapat memengaruhi struktur tulang belakang. Sehingga, pada sebagian besar kasus terjatuh dan kecelakaan pada bagian tulang belakang menimbulkan saraf kejepit. 

  • Pekerjaan berat 

Jika Anda merupakan salah satu orang yang memiliki pekerjaan yang melibatkan banyak aktivitas fisik. Maka, Anda berisiko lebih tinggi mengalami saraf kejepit. Hal ini karena, pekerjaan atau aktivitas yang melibatkan kegiatan yang berulang-ulang dapat menyebabkan cakram tulang menjadi tergelincir dari tempatnya. Sehingga dapat menyebabkan saraf kejepit. 

Baca juga: PLDD Menjadi Pengobatan Terbaik Untuk Saraf Kejepit di Pinggang 

Pencegahan sekaligus pengobatan 

Salah satu hal yang dapat mencegah dan mengatasi saraf kejepit adalah dengan menjalankan pola hidup sehat. Salah satunya adalah berolahraga, konsumsi makanan yang sehat, tidak merokok, dll. Selain itu, tetap waspada akan gejala saraf kejepit sedini mungkin dapat mencegah komplikasi lebih lanjut, selain itu pengobatan pun akan jauh lebih sederhana. Untuk itu, jika sudah mengalami rasa nyeri pada tulang belakang, serta rasa kebas dan kesemutan di area tangan dan kaki. Sebaiknya, segeralah melakukan konsultasi dan pemeriksaan dengan dokter spesialis bedah saraf terbaik di klinik Lamina Pain and Spine Center. Salah satu klinik terbaik mengatasi permasalahan nyeri dan saraf kejepit di Asia Tenggara. Untuk informasi lebih lanjut mengenai harga, lokasi, dan layanan, silakan klik di sini!

Baca juga: Ternyata Ini Alasan Mengapa Gejala Saraf Terjepit Tak Kunjung Hilang!

Artikel Terkait