5 Hal Yang Harus Dilakukan Disaat Nyeri Bahu Kaku (Frozen Shoulder)

Banyak orang mengeluh tentang “tidak bisa menyisir rambut, tidak bisa memasang BH, tidak bisa mengambil dompet dari saku belakang” karena mengalami nyeri pada bahunya. Hal ini disebabkan karena anda menderita frozen shoulder, gerak sendi bahu Anda menjadi terbatas. Mungkin penderita akan mengira-ngira penyebabnya, mungkin salah posisi tidur, keseleo atau apa. Namun tahu kah anda bahwa  ketika sendi kehilangan jangkauan gerak di semua aspek gerak hal ini dinamakan ‘Frozen Shoulder’ atau istilah lain ‘Adhesive Capsulitis.’ Frozen Shoulder diduga dapat disebabkan oleh trauma, mobilisasi yang lama sehingga terbentuk jaringan fibrous yang memicu terjadinya perlengketan pada daerah bahu.  Faktor  penyebab yang lain adalah kemungkinan karena tendinitis, rupture rotator cuff, bursitis, diabetes mellitus, infark myokard dan peradangan sendi bahu kronis dan diduga penyakit-penyakit ini merupakan respon autoimun terhadap rusaknya jaringan lokal. Frozen shoulders lebih sering (60%) terjadi pada wanita bersamaan dengan datangnya menopause. Berikut ini ada 6 hal yang sebaiknya Anda lakukan saat menderita frozen shoulder:

  1. Jangan Menggunakan Sling / Penyangga Bahu.

    Tanda-tanda khas dari frozen shoulder adalah nyeri bahu saat digerakkan, beberapa orang berusaha menghindari gerakan bahu dengan menggunakan sling atau penyangga bahu. Perlu Anda ketahui bahwa penggunaan sling atau penyangga bahu tidak direkomendasikan untuk penderita frozen shoulder. Penggunaan sling atau penyangga bahu justru akan menambah kekakuan sendi bahu.

  2. Gerakkan Lengan Anda Jika Anda menderita frozen shoulder,

    menggerakkan sendi bahu memang bisa menimbulkan nyeri. Mengangkat tangan keatas, kesamping atau menyentuh punggung sulit dilakukan dan Anda mungkin berusaha mengurangi gerakan lengan Anda untuk menghindari nyeri bahu. Sesungguhnya nyeri gerak sendi bahu karena frozen shoulder hanya berlangsung beberapa saat saja. Setelah Anda menghentikan gerakan nyeri akan hilang dalam beberapa menit. Jika perlu, gunakan kompres hangat atau kompres es untuk mengurangi nyeri

  3. Latihan Pendular Latihan pendular atau pendular exercise

    adalah latihan yang biasa direkomendasikan oleh fisioterapis kepada pasien penderita frozen shoulder. Gerakan latihan pendular cukup sederhana, hanya menggantungkan tangan dan menggerakkannya dengan badan kedepan,kebelakang, kesamping dan melingkar. Latihan pendular dapat mengurangi keluhan nyeri bahu, mengurangi kekakuan sendi dan meningkatkan toleransi terhadap gerakan sendi bahu. Lakukan latihan ini secara rutin sesuai anjuran fisioterapis Anda.

  4. Latihan Luas Gerak Sendi

    Salah satu treatmen terbaik untuk kondisi frozen shoulder adalah latihan luas gerak sendi atau latihan ROM. Fisioterapis dapat mendesain latihan luas gerak sendi bahu aktif dan pasif .

  5. Latihan Penguatan Otot Rotator Cuff Rotator cuff 

    adalah group otot yang meliputi sendi bahu. Selain berfungsi sebagai penggerak sendi bahu, otot ini juga berfungsi sebagai stabilitator sendi bahu. Saat Anda menderita frozen shoulder , Anda tidak bisa menggrakkan sendi bahu dengan benar. Penguatan otot rotator cuff dapat membantu menggerakkan sendi bahu dengan benar.

Jika Anda, keluarga atau rekan Anda memiliki berbagai keluhan nyeri, jangan berhenti untuk memberikan dukungan, karena dukungan dan masukan positif merupakan hal yang sangat penting bagi proses kesembuhan pasien. Jangan ragu untuk mengonsultasikan nyeri Anda bersama Kami : Jangan ragu untuk mengonsultasikan nyeri Anda bersama Klinik Nyeri dan Tulang Belakang

KLIK DISINI UNTUK KONSULTASI GRATIS DENGAN DOKTER WAWAN DAN TIM (082123977262)

Leave a Reply

Jl. Warung Jati Barat No. 34, RT007/005, Kalibata, Jakarta 12760

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now