Begini Cara Pengobatan Nyeri Leher Belakang Dari Rumah - Lamina Pain and Spine Center
preloader
Edit

Tentang Kita

Lamina Pain and Spine Center merupakan pusat pelayanan masalah nyeri dan tulang belakang di Jakarta yang mengkolaborasikan beberapa bidang ilmu kedokteran yakni kedokteran fisik dan rehabilitasi, bedah saraf dan anestesi.

Info Kontak

Begini Cara Pengobatan Nyeri Leher Belakang Dari Rumah

  • Home
  • -
  • Blog
  • -
  • Begini Cara Pengobatan Nyeri Leher Belakang Dari Rumah
 Begini Cara Pengobatan Nyeri Leher Belakang Dari Rumah

Nyeri leher belakang bisa mengganggu aktivitas harian. Aktivitas yang terhambat bisa mengganggu produktivitas. Hal ini karena nyeri leher belakang bisa menyebabkan penderita kesulitan bergerak. Pada bagian leher, terdapat tujuh ruang tulang belakang. Tulang-tulang terpisah oleh semacam lempengan yang berfungsi untuk mengatur gerak dan juga keseimbangan tubuh. Karena terdiri dari bagian tubuh yang berbeda maka penyebab terjadinya nyeri leher belakang juga bisa bervariasi. 

Penyebab nyeri leher belakang

nyeri leher belakang

Berikut beberapa penyebab yang sering ataupun umum terjadi, seperti: 

Nyeri otot 

Nyeri otot adalah penyebab yang sering terjadi dan mengakibatkan nyeri leher belakang. Hal ini bisa terjadi akibat dari kesalahan pada posisi tidur hingga kebiasaan menatap layar gadget dalam durasi yang cukup panjang. 

Cedera 

Tulang penyusun bagian leher bersifat fleksibel dan selalu menopang kepala yang membuatnya menjadi rentan terhadap cedera. Penyebab cedera pada bagian leher misalnya, kecelakaan kendaraan bermotor, aktivitas olahraga dengan intensitas yang tinggi, kegiatan menyelam, angkat beban dan kegiatan berat lain. 

Pada kasus yang cukup parah nyeri leher belakang bisa terjadi karena leher yang patah. Ini bisa terjadi akibat satu atau lebih tulang belakang mengalami keretakan. Kasus leher patah ini bisa menimbulkan nyeri yang luar biasa pada penderita dan menyebar ke area lain seperti sumsum tulang belakang. Bahkan akibat leher patah pada kondisi terburuk bisa mengakibatkan resiko cedera pada sumsum tulang belakang dan menyebabkan kelumpuhan. 

Meningitis 

Penyakit radang selaput otak ini memiliki gejala seperti leher terasa sakit dan juga kaku. Penyakit meningitis bisa terjadi akibat peradangan selaput yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Biasanya meningitis terjadi akibat infeksi bakteri maupun virus. Leher yang sakit dan kaku pada penderita meningitis biasanya akan bersamaan dengan munculnya demam, sakit kepala, mual, muntah dan berbagai gejala lain. 

Kanker 

Penyakit kanker yang menyerang area kepala dan sekitar bisa menyebabkan nyeri leher belakang. Misalnya kanker hidung dan kanker sinus paranasal, kanker laring, kanker mulut, kanker nasofaring dan kanker kelenjar ludah. 

Biasanya leher sakit bersamaan dengan munculnya sariawan, perubahan suara, sakit bagian rahang, kesulitan bernafas, munculnya demam, tubuh merasa letih serta penurunan berat badan yang cukup drastis. 

Spondylosis serviks

Penyakit degenerasi cakram serviks atau spondylosis serviks adalah penyakit yang mengacu pada bagian tulang leher atau vertebrata yang aus. Hal ini menyebabkan gesekan antara tulang belakang akan terjadi lebih intens. Akibatnya muncul rasa nyeri dan kaku pada leher. 

Radikulopati serviks

Radikulopati serviks yang melibatkan saraf terjepit terjadi karena akar saraf dari sumsum yang berasal dari tulang belakang pada bagian leher mengalami iritasi atau terkompresi. 

Penyakit Radikulopati serviks bisa menimbulkan nyeri yang menjalar mulai dari bagian leher ke bagian bahu dan ekstremitas lainnya. Penyakit ini juga bisa menimbulkan kelemahan otot, mati rasa dan sensasi kesemutan pada bagian lengan atau tangan. 

Stenosis pada tulang belakang

Penyakit stenosis tulang belakang terjadi akibat penyempitan tulang belakang yang terjadi dan memberikan tekanan pada akar saraf. Penyempitan ini terjadi pada bagian leher maupun punggung bagian bawah. Penderita stenosis tulang belakang bisa merasakan sakit pada bagian leher, punggung ataupun kaki. Rasa sakit ini akan mengganggu aktivitas harian penderita.  

Baca juga: Manfaat dan Kelebihan Fisioterapi Dibanding Pengobatan Lainnya!

Pengobatan nyeri leher belakang 

Pada kasus yang tidak terlalu berat, kamu bisa melakukan pengobatan nyeri leher belakang dari rumah, dengan cara:

Kompres dengan air dingin

Kamu bisa mengompres dengan air dingin pada area leher untuk mengurangi nyeri yang kamu rasakan. Kamu bisa rutin mengompres selama 20 menit setiap hari untuk mengurangi rasa nyeri.

Selain dengan mengompres area leher dengan air dingin, kamu juga bisa mandi dengan air hangat. Penggunaan air hangat bisa membuat otot rileks dan meredakan sakit leher.

Istirahat 

Kamu bisa beristirahat selama beberapa saat untuk mengurangi rasa nyeri ataupun kaku. Kamu bisa membaringkan tubuh dan mengatur posisi leher dengan nyaman. Istirahat cukup bisa meringankan nyeri yang terjadi pada otot leher. 

Melakukan peregangan leher 

Kamu bisa melakukan peregangan ringan pada otot leher. Dengan melakukan putaran ringan pada bagian leher secara perlahan ke arah kiri dan kanan pada waktu yang singkat. 

Bila masalah ini terus berlanjut setelah mendapat perawatan dari rumah maka sebaiknya kamu memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan dengan dokter bisa mencegah kondisi yang lebih parah dan bisa mengetahui pengobatan yang tepat. 

Baca juga: CT Scan atau MRI, Alat Manakah yang Lebih Baik Mendeteksi Masalah Tulang?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe to our
Newsletter

***We Promise, no spam!

Lamina Pain and Spine Center merupakan One Stop Service untuk menangani nyeri dan masalah pada tulang belakang yang didukung oleh teknologi terkini

Operasional Klinik

Senin : 10:00 - 20:00
Selasa : 10:00 - 20:00
Rabu : 10:00 - 20:00
Kamis : 10:00 - 20:00
Jumat : 10:00 - 20:00
Sabtu : 10:00 - 20:00
Minggu : Tutup

©2020, Lamina Pain and Spine Center. All Rights Reserved.

    Daftar Online