Logo Klinik Lamina Pain and Spine Center
penyebab saraf kejepit

Benarkah Stres Kerja Bisa Jadi Penyebab Saraf Terjepit

Penyebab saraf terjepit bisa karena berbagai faktor. Nyeri saraf terjepit bisa cukup mengganggu penderita terutama saat mereka sedang beraktivitas harian. Penyebab saraf kejepit bisa muncul pada berbagai jenis usia. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya saraf terjepit seperti ketegangan otot, infeksi, tumor dan Herniasi Nukleus Pulposus (HNP) atau saraf terjepit. Masalah ini bisa terjadi pada usia muda maupun tua. Dokter spesialis Ortopedi Rumah Sakit Hasan Sadikin, Ahmad Ramadan menyatakan bahwa nyeri pada bagian pinggang merupakan keluhan yang sering terjadi.

Penyebab saraf kejepit

penyebab saraf kejepit
Dahulu penyakit HNP banyak terjadi pada orang tua, namun kini penyakit tersebut banyak terjadi pada anak muda dan pada usia produktif yang sudah terdiagnosis HNP. Hal ini terjadi karena gaya hidup dan juga kebiasaan pola kerja yang tidak baik. Pada pasien usia lanjut HNP atau saraf terjepit bisa terjadi karena faktor penuaan. Faktor penuaan pada seseorang menyebabkan bantalan sendi akan kehilangan kadar air. Kondisi HNP bisa menyebabkan bantalan pada bagian sendi menjadi rapuh, bergeser, pecah-pecah dan juga tidak fleksibel.

Stres kerja, kebiasaan duduk dan berdiri terlalu lama, naik turun tangga terlalu sering, tubuh mengalami getaran terlalu kuat seperti saat mengemudi, menjadi operator mesin produksi dan bisa terjadi karena kecelakaan seperti terjatuh dan juga salah posisi duduk bisa menyebabkan timbulnya masalah HNP pada usia muda. 

Melansir Healthline (2021), HNP merupakan kondisi penonjolan ataupun pergeseran pada bagian bantalan tulang belakang yang menyebabkan penekanan pada saraf bagian tulang. Gejala umum yang biasa penderita rasakan seperti, kesemutan pada bagian lengan, kaku otot, lemah dan juga rasa panas seperti terbakar pada bagian tertentu. 

Sebaiknya penyebab saraf terjepit harus mendapat penanganan yang tepat. Hal ini karena bisa mengganggu sistem gerak hingga risiko lumpuh. Jika merasakan gejala saraf terjepit sebaiknya pasien segera melakukan pemeriksaan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan juga efektif. 

Mengenal gejala saraf terjepit 

Melansir National Institute of Neurological Disorders and Stroke, Low Back Pain Fact Sheet. (2020), gejala pada saraf terjepit bisa berupa rasa nyeri di beberapa titik tubuh. Karena kondisi yang sederhana ini beberapa orang tidak menyadari gejala saraf terjepit ini. Berikut beberapa gejala saraf terjepit yang perlu kamu waspadai, seperti: 

  1. Mati rasa, kebas, dan kondisi penurunan sensasi untuk merasakan nyeri pada banyak saraf seperti pada leher, punggung dan juga bagian bawah. 
  2. Timbulnya sensasi nyeri dan juga sakit seperti terbakar yang menjalar hingga ke luar. 
  3. Kesemutan, 
  4. Lemahnya bagian otot yang terjadi karena saraf terjepit, 
  5. Sering merasakan tangan dan kaki tidak merasakan apapun. 
  6. Nyeri seperti tertusuk jarum pada beberapa titik anggota tubuh. 

Gejala HNP bisa semakin memburuk saat pasien melakukan beberapa gerak tubuh. Misalnya saat memutarkan anggota tubuh bagian kepala atau saat menegangkan bagian leher. 

Terdapat banyak dampak yang bisa terjadi saat nyeri akibat HNP tidak mendapat penanganan serius, seperti kondisi jaringan lunak atau bagian pelindung pada area sekitar saraf pecah. Hal ini bisa berbentuk cairan yang menyebabkan pembengkakan, tekanan ekstra, dan juga jaringan parut. Kondisi saraf terjepit bisa terjadi pada waktu yang singkat. Namun kerusakan yang terjadi umumnya tidak bersifat permanen jika mendapat penanganan serius. Jika tidak maka barulah kerusakan permanen bisa terjadi. 

Baca juga: Alat Terapi Penyembuhan Saraf Kejepit

Berbagai penyebab saraf terjepit

Melansir Medical News Today (2021), terdapat beberapa kondisi yang menjadi penyebab saraf terjepit seperti, 

  1. Terluka,
  2. Postur tubuh yang tidak bisa melakukan tambahan tekanan pada tulang belakang dan saraf, 
  3. Kondisi rematik pada pergelangan tangan, 
  4. Stres bekerja, 
  5. Aktivitas olahraga yang berlebihan, 
  6. Berat badan berlebih. 

Baca juga: Catat, Ini 5 Pantangan Untuk Pasien HNP Saraf Kejepit

Artikel Terkait