Data Pribadi
Nama DokterDr Wawan Mulyawan SpBS
Specialis UtamaBedah Syaraf
Pengalaman9+ Tahun
Pendidikan
Pendidikan MedisUniversitas Indonesia
Tempat TinggalJakarta

Biografi

Fokus dalam penanganan masalah kesehatan tulang belakang dengan teknologi Minimally Invasive Spine Surgery (MISS) dan Pain Management. Dr dr Wawan Mulyawan SpBS (K) SpKP, banyak mengikuti short course baik di dalam dan luar negeri. Bidang ini sudah ia tekuni selama kurang lebih 10 tahun terakhir.

Dengan teknologi saat ini, masalah tulang belakang lebih bisa diatasi dengan recovery yang lebih singkat. “Kerusakan jaringan sekitar juga bisa dikurangi kejadiannya, dengan teknologi minimally invasive surgery,” jelas Dr Wawan Mulyawan.

Teknik MISS yang dikembangkan pria yang akrab dipanggil dr Wawan meliputi tindakan Spinal Pain Management berupa prosedur tindakan untuk menghilangkan nyeri tulang belakang tanpa operasi. Dengan teknik ini, pasien cukup ditangani di one day care, dan bisa beraktifitas seperti biasa esok harinya.

Saat ini Dr Wawan Mulyawan praktik di beberapa Klinik dan Rumah Sakit, seperti diantaranya Brain Spine Center RSU Bunda Menteng. Lamina Pain and Spine Center RS Meilia Cibubur dan RS Angkatan Udara Esnawan Antariksa.

Pria yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Penerbangan (Perdospi) dr Wawan Mulyawan menyoroti penolakan organisasi perusahaan penerbangan internasional (IATA). Terhadap penerapan pembatasan jarak fisik di kursi pesawat. Ia menganggap hal itu tidak dapat menjadi justifikasi pelonggaran terhadap aturan pencegahan penularan Covid-19 di pesawat.

“Perdospi melihat bahwa physical distancing di pesawat tidak perlu diartikan dengan pembatasan jumlah kursi pesawat di kabin yang boleh digunakan penumpang,” katanya. Dr Wawan Mulyawan merekomendasikan agar maskapai kreatif dalam melakukan penyesuaian. Contohnya dengan penggunaan face shield atau glass safe bagi penumpang.

Selain itu, Wawan juga mengingatkan pentingnya penerapan aturan standar penggunaan masker yang baik dan benar, penggunaan hand sanitizer, dan pembatasan pergerakan manusia di dalam kabin pesawat. Saat ini selain aktif di Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Saraf Indonesia (PERSPEBSI), Dr Wawan juga aktif dalam keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Tim Dokter Kami

Mahdian Nur Nasution

    Dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS

    Dr Wawan

      Dr Wawan Mulyawan SpBS

      Dr. Yosi Yudha, SpBS

        Dr. Yosi Yudya, SpBS

        Dr Victorio

          Dr. Victorio SpBS, FINPS

          Dr Bismo

            Dr Bismo Nugroho SpBS

            Prof. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR

              Prof. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR

                Dr Sri Wahyuni, SpKFR

                Dr Ibrahim

                  Dr. Ibrahim Agung, SpKFR

                  Dr nelfi

                    Dr Nelfidayani SpKFR