Logo Klinik Lamina Pain and Spine Center

Klinik Nyeri Wajah Jakarta, Solusi Terkini Atasi Nyeri Wajah Tanpa Rawat Inap

Klinik nyeri wajah Jakarta atau dikenal dengan klinik Arfa bisa menjadi solusi terkini atasi nyeri wajah tanpa rawat inap  akibat trigeminal neuralgia dan juga tanpa operasi. Terganggunya saraf trigeminal ini dapat menimbulkan nyeri yang bisa berlangsung hitungan detik hingga menit. Sebagian penderita merasakan nyeri ringan, kadang terasa seperti tertusuk. Sementara yang lainnya merasakan nyeri hebat, seperti kesetrum arus listrik. Semua orang memiliki potensi terkena penyakit ini, walaupun sebenarnya termasuk ke dalam penyakit langka.

Rasa nyeri karena trigeminal neuralgia disebabkan oleh persentuhan saraf dengan pembuluh darag. Persentuhan itu sendiri karena posisi pembuluh darah berdekatan dengan saraf.  Penyakit ini sering orang atau dokter salahartikan sebagai nyeri akibat adanya permasalahan pada gigi sehingga pengobatan yang berlangsung tidaklah tuntas atau tidak sesuai dengan penyebabnya.

Untuk bisa mendiagnosis trigeminal neuralgia, dokter akan melakukan pemeriksaan klinis dan anamnesis.  Berdasarkan International Headache Society (IHS) kriteria nyeri trigeminal neuralgia adalah:

  • Serangan nyeri mendadak selama beberapa detik hingga 2 menit dan melibatkan satu atau lebih cabang saraf trigeminus
  • Nyeri pipi paling sedikit memenuhi 1 karakteristik berikut: kuat, tajam, superfisial, rasa menikam/tertusuk atau terbakar
  • Dipicu faktor pencetus tertentu
  • Jenis serangan khas pada tiap individu
  • Tidak dengan kelainan neurologis
  • Tidak berkaitan dengan gangguan lain

Penanganan Nyeri Wajah Akibat Trigeminal Neuralgia di Klinik Nyeri Wajah Jakarta

Dokter akan mempertimbangkan beberapa opsi untuk membantu mengatasi nyeri wajah sebelah trigeminal neuralgia ini. The American Academy of Neurology and The European Federation of Neurological Societies merekomendasikan karbamazepin (sebagai antikonvulsan) sebagai pilihan pertama terapi.

Selain itu, pilihan terapi lainnya adalah Radiofrekuensi Ablasi (RFA). Salah satu pertimbangan lain dilakukannya RFA ini adalah bila terapi medikamentosa (obat-obatan) cukup lama dan tidak mendapatkan hasil yang baik. Selain itu juga menimbang usia, yang bila dilakukan tindakan bedah lainnya, dapat berisiko menimbulkan komplikasi tertentu. Prinsip kerja RFA adalah dengan mengalirkan aliran listrik oleh gelombang radio untuk melumpuhkan saraf trigeminus agar tidak dapat menghantarkan sinyal nyeri ke otak. RFA ini tidak memerlukan rawat inap sehingga dapat Anda dapat kembali beraktivitas tanpa nyeri.

Klinik nyeri wajah Jakarta  atau klinik Arfa menggunakan terapi radiofrekuensi ablasi (RFA).  Metode ini merupakan suatu prosedur minimally invasive yang dapat mengurangi nyeri.  Caranya dengan mengalirkan listrik dari gelombang radio untuk memanaskan dan membakar saraf penyebab nyeri. Sehingga, tidak akan mengirimkan rasa sakit dan menghilangkan gejala, termasuk nyeri pada wajah.

Keunggulan RFA ini adalah:

  • Aman
  • Waktu pemulihan singkat
  • Memutus pengiriman rangsangan nyeri pada saraf sekitar tanpa merusak saraf lainnya
  • Tanpa rawat inap

 

Segera konsultasikan masalah nyeri wajahmu dengan dokter spesialis kami di klinik nyeri wajah Arfa.

Artikel Terkait