Logo Klinik Lamina Pain and Spine Center
low back pain

Mengenal Jenis Low Back Pain dan Cara Mengatasinya

Sering merasakan sakit di area pinggang dan sekitarnya? Sakit pinggang atau low back pain adalah kondisi yang terjadi akibat munculnya rasa nyeri atau ketidaknyamaan pada punggung bagian bawah. Terkadang, rasa nyerinya ini bisa menjalar hingga ke bokong sampai tungkai dan kaki. Sakit pinggang dapat menurunkan  mobilitas lumbal sehingga bisa menghambat pergerakan pada aktivitas yang kita lakukan.

Lalu, apa saja jenis low back pain dan apakah ada cara yang efektif untuk mengatasinya? Yuk, cari tahu jawabannya di sini!

Jenis Low Back Pain

Low back pain atau sakit pinggang terbagi menjadi tiga berdasarkan lama gejala penyakit yang dirasakan, yaitu:

  • Nyeri punggung bawah akut. Rasa nyerinya muncul secara tiba-tiba dan biasanya hanya berlangsung sebentar. Anda mungkin hanya merasakan sakitnya selama beberapa hari hingga minggu dan dapat sembuh dengan sendirinya.
  • Nyeri punggung bawah subakut. Biasanya Anda akan merasakan nyeri sendi yang terasa seperti tertarik dan berlangsung lebih lama, sekitar 6 minggu hingga 3 bulan. Rasa nyeri ini tentu dapat mengganggu aktivitas harian yang dilakukan.
  • Nyeri punggung bawah kronis. Rasa nyeri ini bisa berlangsung hingga berbulan-bulan dan dapat kambuh kembali. Umumnya, pada tahap ini penderita akan merasakan sakit yang lebih parah dan penyembuhan yang lebih lama.

Apa Saja yang Bisa Menyebabkan Low Back Pain?

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan sakit pinggang, namun penyebab paling umum adalah adanya gangguan pada otot ataupun ligamen pada bagian pinggang. Misalnya, cedera akibat terkilir atau robeknya ligamen. Hal ini bisa disebabkan oleh gerakan yang dilakukan secara tiba-tiba, mengangkat benda berat, atau karena berolahraga.  

Sementara itu, nyeri kronis yang berlangsung selama berbulan-bulan bisa terjadi karena masalah pada bantalan tulang atau cakram tulang belakang. Penyebabnya yaitu adanya bantalan tulang yang menonjol keluar dan menekan saraf di sekitarnya sehingga terjadi saraf kejepit.

Namun, ada juga sejumlah kondisi yang bisa menyebabkan sakit pinggang seperti stenosis spinal, osteoartritis, fraktur kompresi tulang belakang, disfungsi sendi dan tumor.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Penanganan sakit pinggang ini tergantung dari penyebabnya. Umumnya, gejala yang masih ringan dapat sembuh hanya dengan menggunakan obat tunggal atau kombinasi dengan dosis kecil. Misalnya, Anda dapat mengonsumsi obat analgetik non-steroid, muscle-relaxant atau anti depresan. Penggunaan obat-obatan ini juga sebaiknya dengan istirahat yang cukup agar penyembuhannya lebih cepat.

Cara lainnya yaitu dengan melakukan fisioterapi. Fisioterapi berfungsi untuk mengurangi nyeri, meningkatkan fleksibilitas dan elastisitas otot punggung serta mengembalikan fungsi gerak pada bagian punggung bawah. Anda bisa mencoba fisioterapi di Klinik Lamina Rehab untuk hasil kesembuhan yang maksimal.

Apabila nyeri pinggang terjadi akibat saraf kejepit, maka dokter biasanya akan merekomendasikan pengobatan lanjutan. Di Lamina Pain and Spine Center kami memiliki berbagai teknologi modern yang akan membantu mengatasi sakit pinggang karena saraf kejepit. Saraf kejepit tidak bisa diabaikan karena dapat mengakibatkan efek buruk jangka panjang, seperti kelumpuhan.

Lamina memiliki metode pengobatan saraf kejepit tanpa operasi seperti endoskopi Joimax, BESS, radiofrekuensi ablasi ataupun injeksi steroid. Berbagai teknologi pengobatan ini akan membantu menyembuhkan saraf kejepit hingga tuntas. Dengan prosedur minimal invasif, waktu tindakan yang singkat dan proses penyembuhan yang lebih cepat, pilihan pengobatan di Lamina Pain and Spine Center adalah yang terbaik dan pastinya terpercaya.

Jadi, segeralah berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah saraf kami di Lamina Pain and Spine Center untuk mengatasi nyeri pinggang dan masalah tulang belakang lainnya.

Anda bisa menghubungi Assistance Center Lamina pada nomor kontak yang tertera untuk mengetahui informasi lebih lanjut seputar penyakit tulang belakang dan pengobatannya.

Semoga bermanfaat!

Baca juga: Apakah Obesitas Bisa Mengakibatkan Sakit Pinggang?

Artikel Terkait