Logo Klinik Lamina Pain and Spine Center
frozen shoulder

Mengenal Manual Terapi untuk Obati Frozen Shoulder!

Frozen shoulder atau bahu beku merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan rasa kaku dan nyeri yang terjadi di area bahu. Kondisi ini bisa terjadi ketika jaringan pelindung pada bahu mengalami pembengkakan. Sehingga penderita biasanya sulit menggerakan bahu hingga lengan. Gejala ini sering memburuk dari waktu ke waktu dan bisa menjadi kronis. Bahkan banyak kasus yang mengalami frozen shoulder hingga bertahun-tahun. Pengobatan pada frozen shoulder juga tidak bisa sembarang, harus melalui konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Namun, biasanya penderita melakukan injeksi kortikosteroid atau dengan tindakan operasi arthrospic. Namun, sebagai penyembuhan alternatif medis, penderita frozen shoulder juga bisa mencoba manual terapi.

Gejala frozen shoulder

frozen shoulder

Gejala umum penderita frozen shoulder biasanya mengalami kesulitan dalam melakukan kegiatan sederhana yang melibatkan tangan dan bahu. Seperti mengangkat tangan ke atas, memasang tali, melingkarkan tangan, dan lain-lain. Selain itu, gejala bahu beku juga biasanya perlahan dan bertahap. Kebanyakan penderita bahu beku akan melalui 3 tahap, sebelum kondisinya membaik atau justru memburuk, seperti:

  • Freezing stage

Pada tahap ini, penderita akan merasakan sakit ketika merentangkan tangan dan pada setiap melakukan gerakan bahu lainnya.

  • Frozen stage

Pada tahap frozen stage, penderita biasanya akan mengalami kekakuan pada bahu, meskipu rasa sakit mungkin saja menghilang. Namun, gerakan justru akan semakin terbatas.

  • Thawing stage

Tahap ini, penderita bisa saja mengalami penyembuhan dengan tidak merasakan gejala nyeri atau kaku sama sekali. Namun, beberapa pasien juga banyak yang mengalami nyeri justru memburuk, terutama pada malam hari.

Baca juga: Fisioterapi Ultrasound Bermanfaat Mengurangi Nyeri Otot

Bahaya komplikasi frozen shoulder

Frozen shoulder ini banyak disepelekan oleh para penderitanya. Padahal, nyeri ini bisa berlangsung lama. Jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat, maka komplikasi lainnya mungkin saja terjadi. Seperti, mengalami patah tulang atas, hingga merobeknya otot-otot di tangan. Selain itu, nyeri yang timbul pada pasien juga justru terkadang memburuk dari tahun ke tahun. Hal ini tentu saja akan mengganggu aktivitas penderitanya. Untuk itu, pengobatan secara medis tetaplah harus pasien lakukan. Salah satunya adalah dengan manual terapi dalam bidang fisioterapi.

Mengenal manual terapi

Manual terapi merupakan terapi yang biasanya dilakukan secara manual menggunakan tangan terapis. Pada umumnya, fisioterapis akan melakukan gerakan memijat pada pasien. Perawatan fisik ini merupakan salah satu metode untuk mengurangi rasa nyeri, membuat pulih fungsi otot dan sendi, hingga membuat pasien bisa kembali bergerak. Manual terapi ini cocok diterapkan untuk penderita frozen shoulder. Terutama pada tingkat freezing stage dan frozen stage. Fisioterapi jenis manual ini memiliki beberapa kelebihan, seperti:

  • Lebih mudah.
  • Biaya lebih terjangkau.
  • Minim risiko.
  • Bebas dilakukan oleh semua pasien dari rentang jenis usia.

Manual terapi di Lamina

Untuk kamu yang mengalami masalah nyeri bahu atau frozen shoulder, kamu bisa melakukan fisioterapi di klinik Lamina. Namun, sebelum melakukan fisioterapi, sebaiknya kamu melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis Lamina untuk mengetahui kondisi dan penyebab nyeri yang kamu alami. Kamu bisa menghubungi nomor yang ada website Lamina untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga: Cedera Rotator Cuff Bisa Timbulkan Nyeri Bahu

Artikel Terkait