Kesehatan Punggung Jangan Dikorbankan Saat Menggendong Anak

JAKARTA — Kehadiran anak dalam sebuah keluarga meski akan ada banyak kebahagiaan, jika tak hati-hati anak-anak juga bisa membawa masalah punggung pada ayah atau ibu baru. Lho kok bisa? Ya, karena masalah kesehatan punggung tak melulu soal masalah-masalah serius seperti arthritis misalnya.

Tapi bisa juga karena — seperti pada kasus orang tua baru — terlalu banyak menggendong si buah hati. Jangan hanya berpikir saat anak baru lahir yang biasanya beratnya hanya berkisar di angka 2,5 sampai dengan 3 kilogram saja. Tapi bayangkan saat mereka semakin tumbuh besar.

Belum lagi jika si anak sangat aktif, tak hanya digendong dengan cara ‘konvensional’ tapi juga saat mereka bergelantungan di leher atau memanjat ke bahu Anda.

Tapi jangan khawatir, karena dengan mengetahui beberapa trik untuk dekat secara fisik dengan anak tanpa harus mengorbankan kesehatan punggung Anda.

Cara Sederhana Jaga Kesehatan Punggung

1. Jaga berat badan Anda.
Memang tak mudah melihat makanan anak Anda tak dihabiskan. “Sayang ah, kan mubazir.” Anda mungkin akan berargumentasi demikian. Coba pikirkan lagi. Anda bisa mencegahnya dengan memberikan porsi secukupnya pada anak.

Mengapa demikian? Karena saat Anda terbiasa menghabiskan makanan anak kemungkinan Anda akan kelebihan berat badan. Kelebihan berat badan di bagian perut, postur tubuh akan cenderung melengkung ke depan dan ini berisiko sakit punggung.

2. Gunakan alas tidur yang tepat.
Pikirkan untuk berinvestasi dengan alas tidur yang baik untuk menjaga tulang punggung. Di malam hari, cobalah tidur miring dengan mengganjal kaki dengan guling atau bantal.

3. Pelajari cara aman mengangkat anak.
Menekuk lutut adalah cara memulai yang baik saat mengangkat anak untuk digendong. Hindari mengangkat benda berat apapun sembari membungkuk untuk mengurangi beban ke tulang belakang.

4. Berhenti merokok.
Rokok bisa merusak aliran darah Anda. Akibatnya oksigen dan nutrisi makanan yang diangkut darah ke bagian punggung juga terhambat. Akibatnya jaringan di area punggung mudah rusak. Tambahkan sedikit dengan beban tubuh anak-anak yang minta digendong, maka nyeri punggung akan segera muncul.

5. Dingin dulu, baru panas.
Begitu nyeri muncul, cara menangani secara darurat adalah seperti apa yang dilakukan di gym untuk nyeri otot. Gunakan bergantian suhu dingin dan panas.  Ini akan mengurangi peradangan dan menguatkan otot.

6. Kuatkan otot punggung dengan olahraga.
Untuk jangka panjang, cegah nyeri punggung dengan olahraga yang menguatkan perut dan otot punggung.

7. Jangan tunda berkonsultasi dengan dokter.
Banyak masalah kesehatan ditemukan dalam kondisi sudah parah karena pasien enggan bersegera untuk berkonsultasi dengan dokter.

Segeralah kunjungi dokter untuk memastikan keluhan yang Anda rasakan masih bisa ditangani dengan cara-cara dan pengobatan yang ringan dulu. Misalnya saja dengan menemui Dr.dr. Wawan Mulyawan, SpBS atau dr. Yosi Yudha, SpBS di Jalan Warung Jati Barat, Pancoran, DKI Jakarta(*)

RS Meilia, Lantai 7, Jl. Alternatif Cibubur KM1, Cimanggis, Depok, Jawa Barat 16454

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-2867-8888

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now