Mengatasi nyeri punggung

Mengatasi Nyeri Punggung Usai Melahirkan? Ini Caranya

Ketika sedang mengandung, menjadi hal yang umum ketika ibu sering mengeluh nyeri di area punggung. Namun jika Nyeri Punggung Usai Melahirkan Tidak Hilang ? Segera Cek ke Dokter. Biasanya, kondisi itu tidak akan dirasakan lagi oleh ibu setelah mereka melahirkan si kecil. Seperti diungkapkan Dr Sri Wahyuni SpRM dari Lamina, Klinik Nyeri dan Tulang Belakang. Wanita hamil pasti posturnya akan berubah di mana tulang belakang akan lebih melengkung untuk mengimbangi perut yang makin besar. Lalu bagaimana cara mengatasi nyeri punggung usai melahirkan? Kita kupas pada artikel berikut ini.

Meski demikian nyeri yang muncul ini, setelah melahirkan kondisi tulang biasanya akan kembali normal. “Nyeri punggung pada ibu hamil sifatnya fungsional, artinya setelah melahirkan umumnya sudah tidak dirasa dan bisa diatasi dengan men-stretching otot belakang dan otot perut,” terang dr Ade di Klinik Nyeri dan Tulang Belakang Jakarta, Jl Buncit Raya, Jakarta Selatan.

Namun, lanjut dr Ade, jika nyeri punggung tetap dirasa bahkan setelah ibu melahirkan, perlu dicek kembali apakah ada penyakit penyerta yang muncul sejak sebelum hamil dan berpengaruh pada nyeri di punggung, apakah ada kelainan tulang belakang, atau setelah 9 bulan mengandung memang struktur tulang belakang mengalami perubahan.   Jangan ragu untuk mengonsultasikan nyeri Anda bersama dokter Lamina klinik nyeri dan tulang belakang.

KLIK DISINI UNTUK KONSULTASI GRATIS DENGAN DOKTER WAWAN DAN TIM (082123977262)

Modalitas Terapi Mengatasi Nyeri Punggung

Secara umum, pengobatan nyeri punggung dapat dibagi menjadi dua, yaitu pengobatan nyeri punggung yang baru terjadi (akut) atau nyeri punggung yang sudah menahun (kronis). Disarankan untuk tidak melakukan aktivitas berat yang dapat menimbulkan nyeri bertambah parah.

Baca juga : Nyeri wajah

Kompres pada lokasi nyeri dapat membantu meredakan ketegangan otot yang menyebabkan nyeri punggung, penderita dapat mengompres area yang sakit dengan kompres dingin atau hangat. Selain dengan kompres, dapat juga menggunakan koyo hangat atau balsam yang dapat dibeli secara bebas. Jika diperlukan, penderita juga dapat mandi air hangat untuk membantu meringankan nyeri.

Konsumsi obat penghilang nyeri. Nyeri punggung dapat diredakan dengan obat pereda nyeri. Parasetamol merupakan obat pereda nyeri yang dijual bebas dan dapat digunakan untuk meredakan nyeri punggung. Selain itu, dapat juga menggunakan obat-obat pereda nyeri yang diresepkan oleh dokter. Penderita nyeri punggung yang mengonsumsi obat pereda nyeri perlu mewaspadai efek samping dari obat-obatan yang digunakan, meliputi sakit maag, gangguan fungsi ginjal, atau reaksi alergi.

Modifikasi gaya hidup. Kelebihan berat badan, stres, dan postur tubuh yang buruk bisa menjadi penyebab nyeri punggung. Olahraga secara teratur dapat membantu mencegah ketiga kondisi tersebut, sehingga dapat terhindar dari nyeri punggung.

KLIK DISINI UNTUK KONSULTASI GRATIS DENGAN DOKTER WAWAN DAN TIM (082123977262)

Posisi tidur yang tidak tepat (sleep hygine). Perubahan posisi tidur dapat membantu untuk meredakan nyeri dan mengurangi tekanan punggung. Jika penderita nyeri punggung terbiasa tidur telentang, dapat menempatkan bantal di bawah lutut. Sementara jika terbiasa tidur menyamping, penderita dapat mengangkat tungkai ke arah da-da, lalu menempatkan bantal di antara kedua tungkai. Posisi-posisi ini akan membantu menjaga postur punggung tetap pada posisi normal.

Fisioterapi Mengatasi Nyeri Punggung

Fisioterapi merupakan terapi untuk memperbaiki fungsi gerak motorik akibat cedera, cacat atau penyakit. Olahraga bertujuan untuk memperbaiki postur tubuh dan memperkuat otot penderita. Target ini dapat dicapai dengan peregangan dan aerobik. Terapi Perilaku Kognitif. Perasaan dan pikiran negatif yang dimiliki penderita dapat menyebabkan nyeri punggung menjadi lebih buruk. Cognitive behavioural therapy (CBT) atau terapi perilaku kognitif dapat membantu menghilangkan pikiran buruk terkait nyeri punggung yang diderita, sehingga dapat membantu proses penyembuhan.

Terakhir diperbarui: 23 Maret 2020
Ditinjau oleh: Dr Sri Wahyuni SpKFR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl Warung Jati Barat No.34, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, 12740

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

marketingklinik@gmail.com

Daftar Online

Daftar Online

Daftar Sekarang