preloader
Edit

Tentang Kita

Lamina Pain and Spine Center merupakan pusat pelayanan masalah nyeri dan tulang belakang di Jakarta yang mengkolaborasikan beberapa bidang ilmu kedokteran yakni kedokteran fisik dan rehabilitasi, bedah saraf dan anestesi.

Info Kontak

Nyeri Wajah Sebelah Banyak Sebabnya, Waspadalah

  • Home
  • -
  • Blog
  • -
  • Nyeri Wajah Sebelah Banyak Sebabnya, Waspadalah
 Nyeri Wajah Sebelah Banyak Sebabnya, Waspadalah

JAKARTA — Nyeri wajah jangan diremehkan. Penyebabnya memang bisa sangat beragam. Dapat disebabkan masalah pada saraf di wajah, masalah gigi, sinusitis bahkan infeksi bakteri atau virus.

Meski jarang menimbulkan kematian mendadak, nyeri wajah yang terjadi lebih dari 3 bulan sebaiknya perlu mendaptkan perhatian serius dan berkonsultasilah dengan dokter. Beberapa penyebab nyeri wajah diantaranya adalah

1. Migrain

Migrain umumnya terjadi pada satu sisi kepala. Nyeri kepala karena migrain umumnya diawali dengan nyeri berdenyut. Selain itu, migrain juga dapat menyebabkan nyeri wajah. Saat migrain datang penderita umumnya disertai perasaan tidak nafsu makan, mual dan muntah, hingga sensitifitas
yang tinggi pada kebisingan.

“Pada penderita migrain, nyeri kepala umumnya terjadi pada satu sisi wajah wajah, termasuk dahi, mata, dan pipi,” kata dr Mahdian Nur Nasution SpBS.

2. Sinusitis

Nyeri pada wajah juga dapat terjadi akibat sinusitis. Orang dengan sinusitis, akan merasakan nyeri ini pada bagian kening, hidung, rahang atas, gigi, dan sekitar mata. Gejala lain penderita sinusitis dapat berupa demam, berkurangnya indra penciuman, hidung tersumbat, hingga hidung meler dengan ingus berwarna hijau pekat.

3. Herpes Zoster

Herpes zoster atau masyarakat mengenalnya sebagai cacar api merupakan kondisi kesehatan yang disebabkan virus. Ruam pada herpes zoster umumnya muncul di perut, dada, atau punggung, tetapi bisa juga di area wajah yang menimbulkan nyeri. Saat ruam terjadi, Anda akan merasakan gatal-gatal dan rasa seperti terbakar. Setelah ruam sembuh, rasa sakitnya bisa tetap muncul dan membutuhkan perawatan medis ekstra.

4. Nyeri Wajah Akibat Kanker Mulut

Nyeri wajah sebelah
Nyeri wajah sebelah

Kanker mulut ternyata bisa memengaruhi bibir, gusi, lidah, langit-langit mulut, dan bagian pipi Anda. Kanker atau tumor di area ini dapat membuat Anda merasakan nyeri di area wajah. Kebiasaan merokok meningkatkan terjadinya risiko penyakit tumor atau kanker mulut. Saat sudah terjadi pada grade yang berat atau hingga mengalami metastasis. Terapi kanker mulut harus dilakukan dengan jalan operasi, kemoterapi, radiasi, atau kombinasi beberapa terapi tersebut.

5. Sakit Kepala Cluster

Sakit kepala yang terjadi secara tiba-tiba dapat menyebabkan nyeri yang serius di satu sisi kepala atau wajah. Puncak nyerinya dapat berlangsung sekitar 5 hingga 10 menit, dan sering terjadi pada waktu yang sama setiap harinya. Saat terkena sakit kepala cluster, mata dan hidung penderitannya akan menjadi merah, bengkak, hingga meradang. Penderita sakit kepala klaster juga menjadi lebih sensitif terhadap cahaya, suara, dan bau.

6. Infeksi Kelenjar Air Liur (sialadenitis)

Salah satu gejala dari infeksi kelenjar air liur adalah benjolan dengan nyeri di area pipi atau sekitar dagu. Penderita sialadenitis juga dapat mengalami demam, menggigil, dan rasa tidak nyaman di mulut. Penyakit ini seringkali menyerang individu berusia 65 tahun atau lebih atau mereka yang tidak menjaga kebersihan mulut. Penanganan untuk sialadenitis adalah dengan obat antibiotik.

7. Abses Gigi

Abses gigi merupakan kondisi medis yang ditandai dengan terbentuknya benjolan berisi nanah pada gigi. Abses umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri. Salah satu gejala yang mungkin muncul pada penderitanya adalah sakit pada gigi, yang bisa menyebar ke rahang, telinga atau wajah. Selain nyeri pada area gusi dan wajah, wajah penderita juga dapat memerah, bengkak, yang lunak ketika disentuh.

8. Giant Cell Arthritis

Giant Cell Arthritis atau GCA merupakan peradangan pada lapisan arteri. Hal ini menyebabkan arteri di kepala dan wajah meradang. GCA dapat mengakibatkan rasa sakit yang serius di sekitar pelipis dan di kedua sisi wajah. Penderita GCA juga dapat mengalami demam yang disertai penurunan berat badan.

9. Nyeri Wajah Akibat Trigeminal Neuralgia

Salah satu nyeri yang perlu diwaspadai adalah trigeminal neuralgia. Nama lainnya adalah tic duuloureux. Ini adalah kondisi dimana rasa nyeri berasal dari saraf trigeminus di wajah.

Saraf trigeminal bertanggungjawab menyampaikan sensasi rasa yang terjadi di wajah ke otak manusia. Kasus trigeminal neuralgia berdasarkan penelitian lebih sering terjadi pada wanita, terutama yang berusia di atas 50 tahun. Tanpa pengobatan yang tepat nyeri ini bisa terus menyerang sepanjang usia.

“Kebanyakan pasien baru didiagnosa trigeminal neuralgia setelah bertahun-tahun berobat. Tes darah tidak akan bisa melihat. MRI saja juga tidak. Diagnosis biasanya ditegakkan dari cerita pasien,” kata dr Mahdian.

Pola nyeri trigeminal neuralgia biasanya terlihat dari kemunculannya yang bahkan cuma disebabkan oleh stimulasi paling lembut sekalipun. Nyeri yang dihasilkan berlangsung selama beberapa detik, menit atau jam dan berulang tersus selama berbulan-bulan atau bahkan tahunan.

Beberapa pasien menyebutkan rasa nyeri bisa muncul karena hal-hal sederhana berikut :

  1. Makan
  2. Minum
  3. Menggunakan make up
  4. Bercukur kumis dan jenggot
  5. Menggosok gigi
  6. Berbicara
  7. Tersenyum
  8. Mencuci muka
  9. Terkena hembusan angin

Sembilan kondisi kesehatan yang dipaparkan di atas merupakan keadaan yang dapat menyebabkan nyeri wajah. Jika Anda merasakan nyeri wajah tanpa mengetahui penyebabnya secara jelas, lebih baik temui dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Subscribe to our
Newsletter

***We Promise, no spam!

Lamina Pain and Spine Center merupakan One Stop Service untuk menangani nyeri dan masalah pada tulang belakang yang didukung oleh teknologi terkini

Operasional Klinik

Senin : 08.00 - 22.00
Selasa : 08.00 - 22.00
Rabu : 08.00 - 22.00
Kamis : 08.00 - 22.00
Jumat : 08.00 - 22.00
Sabtu : 08.00 - 22.00
Minggu : Tutup

©2020, Lamina Pain and Spine Center. All Rights Reserved.

    Daftar Online

    Daftar Online