Logo Klinik Lamina Pain and Spine Center

Jauh Jauh Dari Banjarmasin Ke Jakarta Demi Dapatkan Pengobatan Saraf Kejepit Terbaik

Pengobatan saraf kejepit pada setiap penderita berbeda-beda bergantung pada seberapa berat rasa sakit atau keluhan yang terasa. Begitu juga dengan seberapa lamanya pengobatan yang dijalani.  Penderita saraf kejepit mungkin akan dokter minta untuk beristirahat dan menghindari aktivitas yang akan membuat gejala semakin memburuk.

Lalu, kapan seorang penderita harus melakukan pemeriksaan dan mendapatkan pengobatan untuk saraf kejepit yang ia alami? Terkadang, gejala saraf kejepit hanya berupa rasa nyeri saja pada beberapa bagian tubuh. Jika sudah begitu, maka setiap orang yang mengalami keluhan tersebut tidak akan langsung terpikirkan mengalami saraf kejepit. Nah, berikut adalah beberapa ciri ciri syaraf kejepit yang bisa diamati, misalnya:

  • Mati rasa, kebas, atau penurunan sensasi untuk merasakanpada daerah yang banyak sarafnya, misalnya nyeri leher atau punggung bawah (pinggang).
  • Sensasi rasa sakit atau nyeri seperti terbakar yang menjalar bisa ke luar.
  • Melemahnya otot pada bagian yang terdugamengalami saraf kejepit.
  • Kaki dan tangan yang tidakbisa  merasakan apa-apa.
  • Rasa sakit atau nyeri seperti tertusuk

Terkadang, gejala bisa semakin memburuk seiring berjalannya waktu atau bisa karena melakukan aktivitas tertentu.

Jauh-Jauh Dari Banjarmasin Ke Jakarta Untuk Melakukan Pengobatan Saraf Kejepit


Herniati (50), merasakan gejala awal saraf kejepit pada tahun 2013 namun tidak terus-menerus.  Pada tahun 2019-2020 gejala mulai muncul kembali dan semakin sering.

“Awalnya dari bagian pinggang lama-lama ke kaki. Sakitnya kayak kesemutan. Bangun tidur itu tidak bisa langsung bangun tegak, sakitnya luar biasa,”ceritanya.

Untuk mengatasi keluhannya, wanita asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini melakukan berbagai cara pengobatan saraf kejepit. Namun, sayangnya usahanya itu belum membuahkan hasil yang baik. Keluhan masih ia rasakan dan semakin parah.

Hingga akhirnya, ia menemukan klinik Lamina Pain and Spine Center yang berlokasi di Jakarta. Herniati pun, melakukan konsultasi dan akhirnya dianjurkan untuk melakukan tindakan bedah minimal invasif dengan menggunakan endoskopi PSLD.

“Setelah tindakan, Alhamdulillah 95% keluhan hilang, apalagi rasa sakit pada bagian pinggang,” ujarnya.

Baca Juga: Pengobatan Saraf Kejepit Pinggang di Jakarta

Klinik Lamina Pain and Spine Center

Klinik Lamina Pain and Spine Center sebagai pusat pelayanan masalah nyeri dan tulang belakang merupakan tempat rekomendasi pengobatan saraf kejepit di Jakarta yang berpengalaman. Selama ini keluhan nyeri dan masalah tulang belakang, menjadi salah satu penyebab seseorang mengalami gangguan beraktivitas, bahkan jika telat mendapatkan penanganan, dapat menyebabkan beberapa risiko komplikasi pada penderitanya.

Namun, sayangnya masih ada sebagian masyarakat ketika mengalami kondisi ini merasa takut untuk melakukan pengobatan secara medis karena takut jika harus melakukan prosedur operasi besar. Ketakutan inilah yang kemudian menjadi salah satu perhatian penting dalam layanan di klinik Lamina Pain and Spine Center.

Sebagai pusat pengobatan saraf kejepit di Jakarta, Lamina Pain and Spine Center menggunakan teknologi endoskopi tulang belakang dan ditangani oleh dokter spesialis bedah saraf berpengalaman. Teknologi ini memiliki keunggulan, antara lain:

  • Risiko kerusakan jaringan dan trauma yang minimal,
  • Biaya pengobatan lebih rendah,
  • Tanpa rawat inap
  • Waktu tindakan yang cepat
  • Proses penyembuhan cepat

Artikel Terkait