Posisi Tidur Terbaik untuk Pengidap Nyeri Punggung

JAKARTA — Jika Anda mengalami nyeri punggung jangan khawatir Anda tak sendiri. Banyak pasien di Klinik Nyeri dan Tulang Belakang yang juga mengalami hal yang sama dan saat ini sudah sembuh atau dalam proses pemulihan. Posisi tidur terbaik untuk pengidap nyeri punggung harus dipelajari.

Sebagian besar nyeri punggung disebabkan bukan oleh kondisi medis yang serius. Seperti kanker dan arthritis misalnya. Tapi lebih sering karena stres, ketegangan karena postur tubuh yang salah, posisi tidur yang aneh dan berbagai gaya hidup tak sehat lainnya.

Sembari menjalani berbagai terapi yang bisa jadi pilihan di klinik kami Anda juga harus mengikuti beberapa petunjuk dokter untuk mempercepat proses penyembuhan. Mulai dari pola makan, gaya hidup bahkan cara tidurpun akan ada anjuran yang berbeda. Semua demi kenyamanan Anda dan cepatnya proses penyembuhan.

Sebagian besar nyeri punggung disebabkan bukan oleh kondisi medis yang serius. Seperti kanker dan arthritis misalnya. Tapi lebih sering karena stres, ketegangan karena postur tubuh yang salah, posisi tidur yang aneh dan berbagai gaya hidup tak sehat lainnya.

Berikut adalah beberapa posisi tidur untuk meringkan nyeri punggung

1. Tidur miring dengan ganjal bantal diantara kedua lutut

Jika Anda merasakan ada ruang kosong antara pinggang dengan kasur, ganjal dengan bantal kecil sebagai pendukung. Hindari keinginan untuk terus menerus berada dalam posisi sama selama tidur. Sesekali walau mungkin sulit, ubahlah posisi miring ke sisi tubuhnya lainnya. Bertahan dalam satu posisi malah akan memberi Anda risiko terkena skoliosis.

Bagiamana posisi ini bisa membantu? Tidur miring saja bukan jawaban untuk nyeri punggung Anda. Tapi penggunaan bantal sebagai ganjallah yang membuat pinggul, panggul dan tulang belakang Anda berada dalam posisi lurus.

2. Tidur dalam posisi janin atau fetal

Jika nyeri punggung Anda akibat Herniated Nucleus Pulposus (HNP), tidur dengan posisi seperti janin adalah pilihan terbaik. Tidurlah dalam posisi miring dan dekatkan lutut ke dada. Lalu dengan lembut bungkukkan tubuh bagian atas kearah lutut.

Posisi ini akan membantu Anda karena ruang di antara ruas-ruas tulang belakang akan lebih terbuka. Sehingga disk yang meleset di ruang antar ruas tulang dan menyebabkan syaraf terjepit dan nyeri ini akan lebih berkurang tekanannya. Demi keseimbangan tubuh Anda, jangan lupa untuk bergerak dan berganti posisi ke sisi satunya.

3. Tidur tengkurap dengan perut diganjal bantal

Anda mungkin pernah mendengar bahwa tidur tengkurap tak baik untuk kesehatan punggung. Karena pada saat tidur tengkurap Anda sedang memberi beban tambahan untuk leher Anda. Tapi posisi tengkurap bisa meringankan nyeri punggung Anda, jika Anda menambahkan bantal untuk mengganjal perut dan kepala. Posisi ini akan membuat tulang punggung dalam posisi lurus tapi cukup relaks bagi ruang-ruang di antara ruas-ruas tulang belakang.

4. Tidur telentang dengan bantal mengganjal belakang lutut.

Bantal untuk mengganjal lutut penting untuk membuat tulang belakang dalam posisi netral, namun lengkungan di punggung bawah tetap rileks. Untuk tambahan Anda bisa menggulung handuk untuk jadi ganjal di ruang yang ada di bagian pinggang dan matras tidur Anda.

Saat tidur telentang, berat tubuh Anda benar-benar terdistribusi ke seluruh tubuh. Serhingga tak ada tekanan berlebih di tulang belakang. Pada posisi yang sama Anda juga bisa menyeimbangkan tulang belakang dengan organ internal Anda lainnya.

5. Tidur telentang dalam posisi berbaring

Pernahkan Anda merasakan kenyamana saat tertidur di kursi berbaring atau recliner? Meski ini bukan pilihan terbaik untuk nyeri punggung, tapi cukup menguntungkan buat pengidap isthmic spondylolisthesis.

Isthmic spondylolisthesis adalah kondisi di mana posisi ruas tulang belakang meleset diatas tulang dibawahnya. Dengan kursi berbaring mungkin akan menguntungkan karena akan membuat ruang antara paha dan tubuh atas, ini akan mengurangi tekanan di tulang belakang.

Kuncinya adalah kesejajaran tulang punggung

Apapun pilihan posisi tidur Anda, intinya adalah berusahalah agar tulang punggung berada dalam posisi lurus dan rileks. Fokuslah pula pada kesejajaran telinga, bahu dan pinggul.

Namun hati-hati saat bangkit dan turun dari tempat tidur. Orang biasanya akan membuat gerakanmn menyentak sembari melenting. Selalulah berusaha menggerakkan tubuh bagian kiri, kanan secara bersamaan dan kunci perut saat bergerak.

Untuk bantal pilihlah dengan busa yang tak terlalu tebal, lembut dan lentur untuk mensuport bagian leher dan bahu. Jangan lupa menganngti bantal setiap 18 bulan.

Untuk matras atau alas tidur, sangat direkomendasikan untuk memilih matras ortopedi0. Karena matras yang terlalu keras akan membuat Anda sulit tidur sementara yang terlalu lembut tak akan banyak membantu untuk penjajaran tulang belakang

Selian posisi tidur dan pemilihan alat tidur ada beberapa hal yang mesti dilakukan agar Anda mendapatkan tidur yang berkualitas meski mengidap nyeri punggung.

– Pastikan jadwal tidur, setidaknya memenuhi 8 jam tidur sehari semalam.
– Lakukan rutinitas khusus sebelum tidur seperti misalnya mandi air hangat, beryoga ringan, membaca atau merajut.
– Tinggalkan minuman berkafein seperti kopi dan stuimulan lain sebelum tidur.
– Olahraga hanya di pagi hari. Kegiatan berat menjelang tidur akan meningkatkan adrenalin dan suhu tubuh. Kedua hal ini akan membuat Anda sulit tidur. (TM)

RS Meilia, Lantai 7, Jl. Alternatif Cibubur KM1, Cimanggis, Depok, Jawa Barat 16454

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-2867-8888

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now