Logo Klinik Lamina Pain and Spine Center
radiofrekuensi ablasi untuk penanganan saraf kejepit- Klinik Nyeri dan Tulang Belakang

Radiofrekuensi Ablasi, Terapi Non Bedah yang Efektif untuk Penanganan Saraf Kejepit

Radiofrekuensi ablasi merupakan salah satu opsi yang tepat untuk penanganan saraf kejepit yang Anda alami. Sebagai tindakan minimal invasif, metode ini tidak memerlukan pembedahan dalam prosedurnya sehingga lebih minim risiko. Saraf kejepit dapat menimbulkan gejala yang bervariasi, yaitu rasa nyeri yang menjalar, kebas, kesemutan, bahkan kelemahan otot di area yang terkena. Oleh karena itu, jangan abaikan gejalanya dan lakukan pengobatan yang tepat dengan radiofrekuensi ablasi. 

Prosedur Radiofrekuensi Ablasi

Radiofrekuensi ablasi (RFA) adalah prosedur medis yang menggunakan panas dari gelombang radio untuk mengatasi rasa nyeri pada kondisi tertentu, seperti saraf kejepit. 

Cara kerjanya yaitu dengan memasukkan mikroelektroda melalui jarum khusus dengan target serabut saraf yang menjadi sumber nyeri. Selama prosedur berlangsung, dokter akan menggunakan sinar-X (fluoroscope) yang akan memandu jarum agar masuk ke lokasi target saraf yang tepat. Saat jarum telah masuk, pasien umumnya akan mengalami kebas (numbness) di area saraf yang dituju.Misalnya, jika terjadi jepitan saraf di L4-L5 atau L5-S1, maka akan terjadi kebas di bagian lumbal tersebut ketika jarum masuk. 

Sensasi kebas ini menandakan bahwa jarum sudah berada tepat pada saraf yang menjadi target. Energi panas dari gelombang radiofrekuensi akan merusak atau menghambat serabut saraf, sehingga tidak bisa lagi mengirimkan sinyal rasa nyeri ke otak. Saraf kejepit pun akan membaik dan rasa nyeri segera hilang. 

Kondisi yang Membutuhkan Radiofrekuensi Ablasi

Ada beberapa kondisi yang disarankan dokter untuk menggunakan tindakan RFA, antara lain:

Keunggulan RFA

Radiofrekuensi ablasi memiliki beberapa keunggulan yang bisa menjadi pilihan tepat untuk penanganan saraf kejepit Anda, antara lain: 

  • Proses pengerjaan yang lebih mudah
  • Waktu tindakan relatif singkat sekitar 15-30 menit tergantung tingkat keparahan penyakit
  • Lebih minim risiko komplikasi dan efek samping
  • Hasil kesembuhan bertahan dalam waktu lama
  • Langsung bisa beraktivitas setelah tindakan

Apabila Anda merasakan gejala saraf kejepit yang mengganggu, segera kunjungi dokter spesialis bedah saraf kami di Lamina Pain and Spine Center. Dokter akan melakukan anamnesis dan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui seberapa parah kondisi saraf kejepit yang Anda alami. Selanjutnya, dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai. 

Untuk berkonsultasi, silakan hubungi nomor 021-7919-6999 atau chat melalui whatsapp di 0811 1443 599. Anda juga bisa mengunjungi klinik Lamina yang berlokasi di Mampang, Cibubur, Pulomas dan Kuningan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter. 

Baca juga: Radiofrekuensi Ablasi, Terapi Saraf Kejepit Tulang Belakang Tanpa Operasi

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apa Itu Radiofrekuensi Ablasi?

Radiofrekuensi ablasi (RFA) adalah prosedur medis yang menggunakan panas dari gelombang radio untuk mengatasi rasa nyeri pada kondisi tertentu, seperti saraf kejepit.

Bagaimana Cara Kerja Radiofrekuensi Ablasi?

Cara kerjanya yaitu dengan memasukkan mikroelektroda melalui jarum khusus dengan target serabut saraf yang menjadi sumber nyeri. Selama prosedur berlangsung, dokter akan menggunakan sinar-X (fluoroscope) yang akan memandu jarum agar masuk ke lokasi target saraf yang tepat. Saat jarum telah masuk, pasien umumnya akan mengalami kebas (numbness) di area saraf yang dituju.Misalnya, jika terjadi jepitan saraf di L4-L5 atau L5-S1, maka akan terjadi kebas di bagian lumbal tersebut ketika jarum masuk.

Apa Keunggulan Radiofrekuensi Ablasi?

Beberapa keunggulannya, antara lain: 1. Proses pengerjaan yang lebih mudah 2. Waktu tindakan relatif singkat 3. Lebih minim risiko komplikasi dan efek samping 4. Hasil kesembuhan bertahan dalam waktu lama 5. Langsung bisa beraktivitas setelah tindakan

Artikel Terkait