Low backpain atau sakit pinggang adalah sakit Pad a punggung bagian bawah. Sakit punggung bawah ini juga dapat disebabkan oleh gangguan ginjal, infeksi, atau masalah tulang belakang. Nyeri menjalar dari pinggang K-E bokong sampai kaki. Pad A beberapa kasus, sakit pinggang bisa berlangsung sampai lebih dari tiga bulan.

Penyebab Sakit Pinggang

Dalam banyak kasus, sakit pinggang terjadi akibat cedera Pad A otot pinggang. Cedera sering kali disebabkan oleh gerak pinggang yang tibatiba dan berulang, misalnya saat bermain golf, atau karena mengangkat benda yang terlalu berat.

Sakit pinggang juga bisa terjadi akibat duduk terlalu lama, terutama bila salah posisi duduk dan kursi tidak diduduki tidak nyaman. Pad A anak anak, sakit pinggang bisa terjadi akibat sering membawa tas punggung yang terlalu berat. Faktor lain yang juga dapat meningkatkan risiko terjadinya sakit pinggang, terutama pada orang dewasa, di antaranya:

  • Berusia 30 tahun ke atas
  • Memiliki berat badan berlebih
  • Kurang berolahraga

Selain cedera, sakit pinggang juga dapat terjadi akibat gangguan Pad A penis di tulang belakang, atau gangguan Pad A penis di bagian tubuh lain. Gangguan Pad A saraf tulang belakang yang dapat menyebabkan sakit pinggang meliputi:

  1. Peradangan Pad A sendi di tulang belakang.
  2. Saraf kejepit akibat penonjolan bantalan tulang belakang (hernia nukleus pulposus).
  3. Pengikisan bantalan tulang belakang akibat proses penuaan.
  4. Penyempitan ruas tulang belakang atau stenosis spinal.
  5. Cedera tulang belakang akibat terbentur atau kecelakaan.
  6. Kelainan Pad A lengkung tulang belakang, seperti kifosis, lordosis, atau skoliosis.

Spondylolisthesis

Pad A kondisi ini, sakit bisa dirasakan hanya di salah satu sisi pinggang, bisa kanan atau kiri, namun bisa juga di kedua sisi pinggang. Beberapa gangguan Pad A tubuh lain tersebut adalah:

  • Infeksi ginjal
  • Batu ginjal
  • US US buntu
  • Pankreatitis
  • Endometriosis
  • Kista ovarium
  • Miom
  • Sakit pinggang pada masa kehamilan

Sakit pinggang juga dapat dialami oleh ibu hamil. Sejumlah penyebabnya adalah:

Pertambahan berat badan yang membuat tulang belakang harus bekerja lebih keras untuk menopang tubuh. Berat badan yang bertambah juga bisa menekan pembuluh darah dan saraf di panggul dan tulang belakang. Pelepasan hormon yang mengganggu jaringan di sekitar pinggang. Perubahan postur tubuh yang membuat titik pusat keseimbangan ibu hamil berubah tanpa disadari. Perubahan mood yang menyebabkan otot pinggang menegang.

Identification Sakit Pinggang

Untuk menentukan penyebab sakit pinggang, dokter akan memulai dengan melakukan pemeriksaan fisik, termasuk memeriksa refleks dan jangkauan gerak pasien. Dokter bisa langsung memberikan pengobatan bila pasien tidak menunjukkan gejala yang serius.

Bila sakit pinggang tidak juga hilang setelah beberapa minggu atau muncul gejala yang serius, dokter dapat melakukan pemeriksaan lanjutan, seperti:

  1. Tes darah, untuk melihat kemungkinan infeksi atau peradangan. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi hitung darah lengkap, laju endap darah (LED), dan protein C-reaktif.
  2. Pencitraan, seperti foto Rontgen, ct-scan , dan MRI, untuk memeriksa struktur tulang, otot, dan ligamen, serta mencari tahu jika ada kondisi pemicu lainnya.
  3. Elektrodiagnostik, meliputi elektromiografi (pemeriksaan aktivitas listrik otot), tes konduksi saraf (pemeriksaan kecepatan transmisi sinyal saraf), dan evoked potential evaluation (pemeriksaan kecepatan hantaran saraf K-E otak).

Pengobatan Sakit Pinggang

Pengobatan sakit pinggang tergantung pada penyebabnya. Berikut ini adalah langkah pengobatan untuk sakit pinggang, baik yang dilakukan secara mandiri maupun atas anjuran dokter:

  1. Obat pereda nyeri. Sakit pinggang bisa diredakan dengan beberapa obat yang dijual bebas, seperti paracetamol.
  2. Terapi khusus. Beberapa terapi khusus yang dapat dilakukan untuk mengatasi sakit pinggang adalah: Fisioterapi, bertujuan untuk memperbaiki postur tubuh, serta menguatkan dan meningkatkan kelenturan otot pinggang. Manipulasi tulang belakang, untuk memperbaiki posisi tulang belakang dengan memberi pijatan dan tekanan Pad A punggung dan tulang belakang. Traksi, yaitu terapi dengan beban untuk memperbaiki posisi tulang belakang secara bertahap. Transcutaneous electric nerve stimulation (TENS), bertujuan memblokir sinyal rasa sakit di sistem saraf.
  3. Operasi. Jenis operasi yang dilakukan tergantung pada penyebab yang mendasari sakit pinggang. Metode operasi yang dapat dilakukan antara lain: Operasi tulang belakang, seperti kyphoplasty untuk memperbaiki tulang belakang yang patah atau laminektomi untuk saraf kejepit. Operasi pengangkatan batu ginjal. Operasi pengangkatan kista rahim atau miom. Operasi US US buntu.

Pencegahan Sakit Pinggang

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah sakit pinggang, yaitu: Rutin berolahraga untuk menguatkan otot pinggang, misalnya renang atau yoga. Tekuk lutut dan jaga tubuh tetap tegak saat akan mengangkat benda berat. Ingat, jangan mengangkat benda berat dalam posisi membungkuk. Hindari mengangkat beban yang terlalu berat. Sebaiknya gunakan alat bantu atau minta bantuan orang lain. Duduklah dalam posisi tegak dan hindari duduk terlalu lama. Disarankan untuk sesekali berdiri dan berjalan untuk meregangkan otot.

Pertahankan berat badan ideal untuk mencegah tekanan berlebih Pad A tulang belakang. Berhenti merokok, karena kandungan di dalam rokok buruk untuk kesehatan tulang dan dapat mengurangi suplai darah ke pinggang. Penuhi asupan kalsium dan vitamin-D untuk mencegah pengeroposan tulang atau osteoporosis. Tidurlah dalam posisi menyamping dan lutut terlipat ke atas guna mengurangi tekanan Pad A pinggang. Gunakan Al As tidur yang mampu menahan berat badan dan tidak terlalu empuk. Gunakan alas kaki yang nyaman dan hindari penggunaan sepatu hak tinggi.

Jl Warung Jati Barat No.34, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, 12740

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

marketingklinik@gmail.com

Daftar Online

Daftar Online

Daftar Sekarang