Sakit Punggung : Ini Tiga Gerakan Olahraga yang Harus Dihindari

JAKARTA — Para ahli mengatakan istirahat secukupnya bagi pengidap sakit punggung sangat dianjurkan. Tapi bukan berlama-lama bed-rest yang malah membuat otot punggung semakin tegang, tak lentur dan sakit. Aktivitas fisik juga perlu dilakukan, demikian pula berolahraga.

Sakit punggung diketahui adalah kondisi paling mudah dan sering ditemui di masyarakat. Sebab dan tingkat kedaruratannya memang memerlukan pemeriksaaan lebih lanjut. Mulai dari sekadar karena kadar kolesterol dalam darah yang meningkat, postur yang salah, sampai adanya masalah syaraf kejepit atau Herniated Nucleus Pulposus (HNP).

Termasuk sakit punggung bawah yang mungkin dalam kasus ringan bisa hilang dalam beberapa hari, pekan atau bulan. Tapi selama pemulihan punggung tetap harus dijaga kesehatan, kelenturan dan kekuatannya. Salah satunya dengan berolahraga.

Namun ada beberapa gerakan olahraga yang tak lagi dianjurkan bagi mereka yang sudah terserang sakit punggung. Hindari tiga gerakan berikut agar sakit dan nyeri punggung tidak semakin membandel tak kunjung sembuh.

“Olahraga perlu untuk sakit punggung khususnya di bagian bawah — tapi tidak semua olahraga memberi keuntungan,” demikin dikutip dari webmd. “Semestinya semua perasaan tak nyaman saat Anda mulai latihan bisa hilang begitu otot lebih kuat. Tapi jika rasa nyeri terus muncul selama lebih dari 15 menit saat latihan, berhentilah dan segera memeriksakan diri ke dokter.”

1. Sakit Punggung? Sebaiknya Hindari Gerakan Memegang Ibu Jari Kaki

Dalam kondisi normal berlatih kelenturan dengan berdiri dan mencoba memegang ibu jari kaki mungkin tak masalah. Tapi sebenarnya gerakan ini akan menambah tekanan bagi disk dan ligamen di tulang belakang. Gerakan ini juga akan memaksa otot punggung bawah dan hamstring meregang lebih jauh.

2. Sit-ups

Orang biasanya melakukan sit-ups untuk menguatkan otot perut, tapi banyak orang cenderung menggunakan otot pinggul saat melakukannya.

Ini akan membuat sakit punggung bawah semakin terasa karena ada tekanan yang lebih besar juga untuk otot dan disk yang berhubungan dengan tulang belakang.

3. Mengangkat kaki

Seperti sit-ups, orang biasanya melakukan gerakan mengangkat kaki untuk menguatkan otot perut. Tapi gerakan ini yang dilakukan sembari telentang akan memberi beban bagi punggung. Lalu saat mengangkat kedua kaki pada waktu bersamaan akan sangat berat bagi otot perut jika belum cukup kuat. Akibatnya beban ditimpakan pada tulang punggung bawah.

Anda sebenarnya tetap bisa melakukan ini dengan cara yang lebih aman. Angkat kaki secara bergantian, dengan kaki yang lain diposisi menapak ke lantai dengan lutut yang ditekuk.

Intinya apapun yang Anda rasakan tetaplah berusaha aktif bergerak dan berolahraga. Tapi pastikan pilihan olahraga Anda cukup aman dan sesuai dengan anjuran atau hasil konsultasi dengan dokter. (TM)

RS Meilia, Lantai 7, Jl. Alternatif Cibubur KM1, Cimanggis, Depok, Jawa Barat 16454

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-2867-8888

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now