Sindroma Piriformis, Apa Itu? Temukan Solusi Jitunya di Klinik Lamina

JAKARTA — Rasa tegang dan kejang di bagian bokong bisa jadi akibat terlalu kerasnya kerja otot piriformis disebut juga sindroma piriformis.

Remi sebut saja begitu, akhir-akhir ini tergila-gila pada gaya berbusana dengan dompet besar menyembul di bagian bokong. Tapi pada suatu saat dia merasa ada yang salah pada bokongnya saat bergerak keluar dari mobil.

Ada rasa nyeri tak tajam di bokong kanannya. Hanya dalam beberapa jam rasa nyerinya bergerak ke kaki kanannya. Menurut dokter Remi mengidap sindroma piriformis.

APA ITU SINDROMA PIRIFORMIS?

Piriformis adalah otot kecil yang berada dalam otot-otot besar di bokong. Tugas piriformis adalah untuk menstabilkan sendi pinggul dan merotasi paha saat bergerak jauh dari tubuh. Meski ukurannya kecil piriformis punya peran yang besar dalam aktivitas gerak manusia. Terutama saat berlari.

Dengan mudah piriformis jadi terlalu banyak digerakkan, hingga mengalami kejang. Pada beberapa orang, saraf terpanjang di tubuh, yakni saraf sciatic terletak di bawah piriformis. Saat piriformis mengalami kejang, saraf sciatic akan tertekan. Hasilnya adalah gejala seperti nyeri yang menjalar ke kaki, mirip dengan kondisi herniasi diskus di tulang belakang.

Piriformis kadang juga memunculkan kejang-kejang jika Anda duduk terlalu lama di atas permukaan yang keras atau menduduki obyek yang menekan seperti dompet yang tebal di salah satu bokong. Jika piriformis telah mengalami kejang beberapa waktu terakhir, simpul otot bisa terbentuk dan ini sudah benar-benar jadi masalah besar.

APA YANG BISA DILAKUKAN

– Jika Anda merasakan nyeri tumpul di bokong Anda bisa segera menemui dokter, karena itu kemungkinan adalah masalah serius seperti herniasi diskus, kompresi saraf dan sebagainya.

– Jika ada piriformis yang kejang, ahli fisioterapi mungkin bisa melihat sumber rasa nyeri itu di klinik. Mereka bisa menelusur aktivitas yang memicu kejang. Termasuk misalnya lari jarak jauh, duduk terlalu lama atau diatas permukaan yang tak rata.

– Kejang pada piriformis tak bisa selesai dengan pemijatan jaringan dalam.

PENCEGAHAN

Sindroma piriformis bisa dicegah di antaranya dengan:

– Hindari menyandang benda yang menonjol seperti dompet atau ponsel di bagian bokong.

– Jika Anda ingin berlari untuk kebugaran atau pertandingan. Setidaknya naikkan intensitas berlari Anda perlahan-lahan. Patokannya tiap hari tak lebih dari 10 persen peningkatannya dari pekan lalu.

– Sangat baik melakukan peregangan pada otot glutes/ bokong secara rutin. Ini bisa dilakukan sambil bekerja. Duduk tegak di kursi Anda, letakkan pergelangan kaki kanan di lutut kiri dan tekan lutut kanan dengan tangan kanan sambil sedikit condong ke depan. Tahan regangan selama 15 detik. Lakukan peregangan tiga hingga lima kali dalam sehari. Ulangi pada kaki lainnya.

– Lakukan jembatan bokong untuk memperkuat otot bokong. Berbaring telentang, tekuk lutut Anda, sekarang angkat pinggul Anda sampai pinggul, lutut dan bahu berada dalam garis lurus. Lakukan ini 20 kali untuk dua set.

SEBAB-SEBAB SEDERHANA

Tidak semua rasa sakit berasal dari peristiwa traumatis, kadang-kadang bisa dipicu oleh kebiasaan yang tidak berbahaya seperti terlalu menggemari dompet besar yang mencederai bokong.

Tapi jangan abaikan hal itu, berpikir rasa nyeri itu akan hilang dengan hanya makan antinyeri saja. Periksakan dan konsultasikan kondisi Anda ke dokter untuk mendapatkan solusi terbaik. Misalnya bersama para dokter ahli di Klinik Lamina yang telah bertahun-tahun berpengalaman dalam pengobatan dan manajemen nyeri. (***)

Jl. Warung Jati Barat No. 34, RT007/005, Kalibata, Jakarta 12760

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-7919-6999

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now